Usut Tuntas Kekerasan terhadap Buruh PT Panarub Dwikarya, PT PI dan PT VCI!

0
50 views
Aksi piket buruh Panarub Dwikarya dibubarkan paksa oleh aparat keamanan
Aksi piket buruh Panarub Dwikarya dibubarkan paksa oleh aparat keamanan, kredit foto: Kokom Komalawati (SBGTS-GSBI)

Cabut Perwal Tangerang No. 02/2017 Tentang Larangan Aksi di Hari Sabtu dan Minggu!

Usut Tuntas Kekerasan terhadap Buruh PT Panarub Dwikarya, PT PI dan PT VCI!

Pada 9 April 2017, aksi piket buruh PT Panarub Dwikarya yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) di Tugu Adipura, Tangerang, dibubarkan paksa oleh aparat keamanan. Aksi yang sebagian besar pesertanya adalah buruh perempuan ini, juga diikuti oleh buruh PT Panarub Industry (PI) dan PT Victory Ching Luh Indonesia (VCI).

Dalam pembubaran paksa ini, aparat keamanan yang terdiri dari Satpol PP Tangerang dan Kasat Intel Polres Metro Tangerang juga merampas poster-poster dan membentak massa aksi. Mereka menghardik peserta aksi dengan kata-kata yang merendahkan nilai-nilai kemanusiaan seperti “goblok” dan “bacot.” Lebih jauh, Sekjen DPP GSBI Emelia Yanti yang berupaya menjelaskan aksi tersebut kepada aparat kemanan, malah ditampar oleh Kasat Intel Polres Metro Tangerang, Danu W. Subroto.

Belakangan diketahui bahwa Kapolres Metro Tangerang Harry Kurniawan dan pelaku kekerasan menyatakan penyesalan atas insiden tersebut dan meminta maaf. Namun, kami memandang bahwa permintaan maaf pihak aparat tidak menyelesaikan masalah. Bukan kali pertama kita menyaksikan aparat negara melakukan kekerasan terhadap aktivis buruh, apalagi terhadap buruh perempuan. Kasus-kasus kekerasan sering terjadi, seperti yang dialami oleh aktivis saat menuntut pencabutan PP 78/2016 tentang Pengupahan pada 30 Oktober 2015 dan juga yang dialami oleh aktivis Aliansi Rakyat Tangerang Raya (ALTTAR) saat aksi di Kantor Bupati Tangerang, 11 Desember 2014 silam.

Terlebih lagi, kekerasan itu didasari oleh peraturan Walikota yang menyempitkan ruang demokrasi. Alasan aparat kemanan membubarkan aksi itu adalah karena adanya Peraturan Walikota (Perwal) No. 02/2017 tentang larangan aksi di hari Sabtu dan Minggu. Peraturan ini sendiri bermasalah karena merampas hak kebebasan berpendapat dan berekspresi masyarakat yang dilindungi oleh pasal 28E UUD 1945 serta berbagai peraturan lain yang lebih tinggi dari Perwal, seperti UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

Adapun aksi piket tiap minggu yang dilakukan oleh para buruh PT Panarub Dwikarya ini sudah berlangsung 5 tahun, seumur dengan kasus PHK mereka yang belum terselesaikan sampai saat ini. Hingga saat ini, para buruh yang di-PHK tersebut belum menerima hak-haknya, seperti kekurangan upah dan pesangon yang layak. Pemerintah telah gagal melindungi hak buruhnya dan membiarkan pemilik merek serta Grup Panarub berbuat sewenang-wenang kepada para buruhnya.

 

Dengan demikian, kami dari Konfederasi Serikat Nasional (KSN) menyatakan sikap:

  1. Permintaan maaf Kapolres dan pelaku kekerasan tidak cukup. Negara harus memastikan tidak terulangnya kasus kekerasan terhadap aktivis gerakan rakyat dan menjamin kebebasan berpendapat dan menyampaikan protes di muka publik.
  1. Cabut Perwal Tangerang No. 02/2017 tentang larangan aksi di hari Sabtu dan Minggu. Peraturan ini bertentangan dengan pasal 28E UUD 1945 serta berbagai peraturan lainnya yang lebih tinggi dan melindungi hak kebebasan berpendapat dan berekspresi.
  1. Mendukung sepenuhnya perjuangan buruh PT Panarub Dwikarya dalam menuntut hak-hak mereka yang belum dipenuhi sejak mengalami PHK 5 tahun lalu. Segera bayarkan kekurangan upah dan pesangon yang layak kepada para buruh.
  1. Menyerukan kepada seluruh rakyat pekerja Indonesia untuk bersatu dan membangun kekuatan politik alternatif untuk melawan penindasan dan kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh pemodal dan Negara yang pro-pemodal.

 

Maju, Lawan, Menang!

 

Jakarta, 11 April 2017

 

 

Dewan Pimpinan Nasional

Konfederasi Serikat Nasional

Koswara

Presiden

Hermawan Heri Sutantyo

Sekretaris Nasional

 

Narahubung:

Koswara: 0821-1375-9010

Hermawan: 0822-2152-8192

 

 

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here