Pada tanggal 25 Maret 2013, Ratusan karyawan PT Sumatera Riang Lestari (SRL) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perjuangan Rimba Lestari (SP2RL) PT SRL (Serikat Pekerja Anggota Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sumatera Utara dan di Kantor Gubernur Sumatera Utara. Mereka meminta DPRD Sumut agar mendesak Polda Sumut melakukan pengusutan secara tuntas terhadap kematian rekan mereka, Jhon Boyler Sianturi (13/3).

Sekedar diketahui, kematian Jhon Boyler Sianturi akibat pengeroyokan seratusan massa Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri, 13 Maret 2013, lalu. Peristiwa pengeroyokan terjadi, setelah Jhon Boyler tertinggal di kawasan konsesi PT SRL setelah dikejar-kejar ratusan petani yang membawa senjata tajam dan bom molotov. Jhon Boyler sempat kritis di larikan ke Puskesmas setempat di Padang Lawas. Namun, naas nyawanya tidak tertolong lagi karena banyak mengalami luka disekujur tubuhnya.

Massa aksi melakukan aksi mulai dari lapangan kemudian long march menuju Kantor DPRD  Sumatera Utara dan berakhir di kantor Gubernur Sumatera Utara. Aksi massa diterima Wakil Ketua DPRD Sumut Sigit Pramono Asri yang dijemput kepolisian dari rumahnya untuk menghadapi tuntutas massa. Sigit menyampaikan, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro.

Selain itu, Serikat Pekerja Perjuangan Rimba Lestari PT SRL juga telah melaporkan pengaduan pelanggaran HAM secara resmi kepada KOMNAS HAM dan pihak terkait lainnya. Dalam suratnya dengan nomor: 35/SP2RL – PT SRL/III/2013, yang ditujukan kepada KAPOLRI dan KOMNAS HAM, SP2RL meminta agar kapolri dan KOMNAS HAM segera menurunkan tim untuk melalukan tindakan tegas dan konkret terhadap pelaku pengeroyokan dan pembunuhan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here