Ribuan Buruh Tangerang Kembali Tolak Kenaikan Harga BBM dan Politik Upah Murah

0
529 views

Ribuan buruh di Tangerang kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM dan politik upah murah. Kali ini dengan jumlah yang lebih besar dari aksi-aksi sebelumnya. Sepanjang jalan raya Serang dipenuhi oleh barisan buruh yang menyemut.

Aksi kali ini merupakan aksi gabungan berbagai organisasi buruh di Tangerang yaitu ALTTAR (Aliansi Rakyat Tangerang Raya), KABUT (Komite Aksi Buruh Tangerang) dan KSPSI Kabupaten Tangerang serta beberapa organisasi komunitas.

Diperkirakan sekitar 30 ribu buruh turun ke jalan dan terkonsentrasi di beberapa wilayah di Kabupaten dan Kota Tangerang. Diantaranya di pintu exit tol Balaraja Timur dan Barat, kawasan Pasar Kemis, pPintu exit Tol Cikupa dan Tol Bitung, kawasan Manis, Batu Ceper dan sepanjang jalan M. Toha.

“Semua organisasi buruh di Tangerang bersepakat melakukan aksi hari ini untuk menolak kenaikan harga BBM serta menuntut direvisinya besaran nilai UMK untuk tahun 2015. UMK Tangerang tidak bisa disamakan dengan Jakarta. Di Tangerang biaya transportasi lebih mahal dibanding Jakarta. Ditambah program-program Pemda Jakarta yang menyentuh rakyat banyak tidak juga diikuti oleh Pemda Tangerang. Sebagai contoh, sulitnya mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan secara gratis atau yang dibiayai negara,” ujar Koswara, Ketua Umum FSBKU-KSN sekaligus Koordinator Presidium ALTTAR.

Selain itu mereka menyatakan penolakan terhadap keputusan pemerintah yang telah menaikkan harga BBM. Mereka pun menuntut diturunkannya kembali harga BBM serta pemenjaraan mafia migas. Rencananya Rabu besok (26/11), mereka akan menggelar aksi serupa di Jakarta.

“Kita minta pemerintah menurunkan kembali harga BBM serta penjarakan mafia migas, karena itu hanya menyengsarakan rakyat banyak. Dan kita tak main-main, besok pun kita akan adakan aksi serupa dan akan mendatangi Istana Negara di Jakarta sebagai bentuk protes kita pada pemerintah,” teriak Koswara dengan semangatnya.

“Maka dari itu, kepada seluruh rakyat Indonesia di mana pun berada baik buruh, tani, nelayan, miskin kota, perempuan, masyarakat adat, pemuda dan mahasiswa, mari bersatu-padu melakukan aksi bersama yang akan dimulai besok. Rabu, kita datangi Istana Negara beramai-ramai untuk menurunkan kembali harga BBM,” tambahnya. (Martani)

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here