Pernyataan Sikap Bersama Aliansi Pekerja KFC

0
544

Kami pekerja Kentucky Fried Chicken (KFC) selama bertahun-tahun ikut mengembangkan usaha. Kontribusi kami telah menjadikan slogan ‘KFC Jagonya Ayam’ terkenal di Indonesia. Popularitas ini seharusnya menjadi tolak ukur kesejahteraan pekerja dan keluarga yang semakin membaik di masa sekarang dan masa yang akan datang.

Sudah seharusnya bagi perusahaan untuk menempatkan kami, pekerja KFC, sebagai aset yang tak ternilai harganya. Hal ini terutama ketika perusahaan mengambil kebijakan yang juga wajib untuk mengacu pada peraturan perundang-undangan.

Atas dasar pemikiran di atas, kami menyatakan protes dan menolak keras terhadap:

  1. Kebijakan efisiensi perusahaan per 1 Januari 2018 yang memangkas uang transportasi malam yang selama ini kami terima. Pemangkasan ini akan mengurangi nominal pendapatan kami dan mempengaruhi keselamatan kerja
  2. Kebijakan perusahaan yang ke depannya akan menghapus upah lembur atau insentif bekerja pada masa cuti bersama
  3. Pengabaian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja yang telah diatur di dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), yaitu:
    1. Rekreasi (outing) yang sekitar empat tahun tidak diberikan
    2. Tunjangan makan (extra food dan vitamin) bagi karyawan bagian operation shift malam yang tidak dijalankan oleh perusahaan
    3. Alat keselamatan kerja (safety shoe) untuk karyawan operation bagian cook dan kitchen yang tidak diberikan oleh perusahaan.

Untuk itu, kami pekerja KFC yang tergabung dalam ‘Aliansi Pekerja KFC’ menuntut pihak manajemen perusahaan pusat atau daerah untuk melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Mempertahankan aturan/ kebijakan yang sudah lebih baik dengan tidak mengurangi atau menghilangkannya demi kesejahteraan bagi pekerja dan keluarganya dan demi hak asasi manusia
  2. Mencabut kebijakan-kebijakan perusahaan terkait efisiensi, seperti pengurangan uang transportasi atau dugaan penghapusan kompensasi upah lembur pada masa cuti bersama
  3. Segera menjalankan dan mengembalikan hak-hak pekerja yang sudah di atur di dalam PKB

Sebagai tanda keseriusan kami, langkah awal di mulai dari kawan-kawan pekerja KFC Raya Darmo dengan tidak mengambil uang transportasi mulai tanggal 1 Januari 2018 hingga ada kejelasan dari perusahaan.

Apabila tuntutan kami tidak ditanggapi, maka kami akan melakukan aksi-aksi di kantor pusat, kantor daerah, kantor mitra kerja perusahaan dan kantor Konsulat Amerika Serikat. Kami akan berkoordinasi dengan Pimpinan Cabang dan Pusat organisasi yang memayungi kami untuk mengangkat permasalahan ini secara nasional.

Sikap ini kami ambil sebagai wujud tanggung jawab kami sebagai pekerja dan keluarganya. Kami menuntut untuk dihargai, sebagaimana hasil kerja kami telah memungkinkan perusahaan untuk mampu mengembangkan bisnisnya.

 

Sabtu, 6 Januari 2018

Atas nama Aliansi Pekerja KFC

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here