May Day di Negeri Orange

0
493
Salah satu Pekerja Domestic Workers, menuntut pesamaan hak

MayDay di Belanda diperingati dengan berbagai organisasi, seperti kelompok anarko, kelompok socialist International, Rode Morgen, Partai Sosialist dan lain sebagainya. Namun semua kelompok bergabung dengan massa buruh yang diorganisir oleh FNV (Federatie Nederlandse Vekbeweging) federasi buruh terbesar di Belanda.

Mayday 2018, mengusung tema “Stijd Mee Voor Kwaliteit, Zekerheid en Inkomen“, Berjuang Untuk Kwalitas, Keamanan dan Pendapatan.

Berbagai Sektor Kerja
Berbagai Sektor Kerja

FNV mengklaim, jumlah massa Mayday 2018 sebanyak 7000 yang diikuti oleh berbagai macam sektor seperti sektor Industri, Pekerja Pelabuhan, Polisi, Perawat, Jurnalis, Pekerja Rumah Tangga, bahkan diikuti juga oleh pekerja difable.

 

Tidak Memandang Warna Kulit
Tidak Memandang Warna Kulit

Ada pemandangan yang unik dalam Mayday di Belanda, dimana tidak hanya berbeda sektor kerja mereka turun kejalan namun berbagai warna kulit tumpah di lapangan Malieveld- Den Haag. Asia, Africa, Amerika, Eropa saling sapa satu sama lain. Mereka disatukan dengan “kaum pekerja”

 

Domestic Workers Mayday 2018
Domestic Workers Mayday 2018

“Who Are We ? Domestic Workers, Who Are We? Domestic Workers, What Do We Want? Respect, When ? NOW` Domestic Workers adalah salah satu sektor yang banyak didominasi orang-orang luar Belanda, sebut saja, Indonesia, Philipina, Africa, Arab dsb.

 

Pekerja Domestic Workers dari Jajirah Arab
Pekerja Domestic Workers dari Jajirah Arab

Di Belanda, 1 mei bukan hari libur nasional, Namun Beberapa Pekerja Dosmestic Workers, tetep mengikuti aksi. Alasan mereka kepada majikan adalah “sakit”

 

Long March di Depan Gedung Parlemen Belanda
Long March di Depan Gedung Parlemen Belanda

Para peserta aksi melakukan long march di kota Den Haag dan mengitari gedung parlement

 

Polisi Berkuda
Polisi Berkuda

Aksipun tak luput dari penjagaan polisi berkuda namun aksi kali ini dilakukan dengan damai.

 

Pekerja Feksibel
Pekerja Fleksibel

Belanda adalah negara nomor satu di eropa yang menggunakan sistem kerja fleksibel. Sistem kerja ini menjadi ancaman bagi kaum muda, seperti yang dialami oleh perempuan muda.

Difable workers
Pekerja Difabel

Di Belanda setiap manusia mempunyai hak bekerja. Namun pada kenyatannya ada diskrimiasi pada pekerja difabel. Walaupun ada orang difabel berkerja, mereka sering mendapatkan perlakukan yang tidak baik, seperti upah yang tidak layak.

 

Melawan Bersama
Melawan Bersama

Pekerja tidak melihat warna kulit, agama, ras, ataupun suku “SAMEN, Tegen Racisme en Discriminatie”, Bersama Lawan Rasisme dan Diskriminasi

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here