Massa Aksi Buruh Dibubarkan Paksa, Peserta Aksi Ditampar Kasatintel Polres Tangerang

0
698

[Seputar Perburuhan] Video salah satu peserta aksi, Emelia Yanti, berupaya menjelaskan aksi kepada aparat keamanan malah ditampar Kasat Intel Polres Tangerang. Berita selengkapnya http://ksn.or.id/massa-aksi-buruh-dibubarkan-paksa-peserta-aksi-ditampar-kasatintel-polres-tangerang/

Dikirim oleh Jurnal Serikat Nasional pada Minggu, 09 April 2017

Aksi piket buruh Panarub Dwikarya dibubarkan paksa oleh aparat keamanan di Tugu Adipura Tangerang, hari ini, Minggu (9/4/2017). Dalam pembubaran paksa tersebut aparat keamanan juga merampas poster-poster dan massa dibentak-bentak. Aksi yang terdiri dari sebagian besar buruh perempuan ini diikuti pula oleh buruh Victory Chingluh Indonesia (VCI) dan Panarub Industry (PI).

Tidak hanya itu, aparat keamanan yang terdiri dari Satpol PP Tangerang dan Kasat Intel Polres Tangerang pun mengeluarkan kata-kata yang merendahkan nilai-nilai kemanusiaan. Peserta aksi dihardik dengan kata-kata “goblok” dan “bacot”.

Selain itu, ketika Sekjen DPP GSBI Emelia Yanti berupaya menjelaskan aksi kepada aparat keamanan, Ia malah ditampar Kasat Intel Polres Kota Tangerang, Danu W. Subroto

Seperti diketahui, setiap minggu buruh pembuat sepatu Adidas dan Mizuno di Panarub Dwikarya melancarkan aksi piket. Aksi ini sudah berlangsung lima tahun, seumur dengan kasusnya. Pemerintah gagal melindungi hak buruhnya dan membiarkan pemilik merek serta Grup Panarub berbuat sewenang-wenang.

Bulan ini, Walikota Tangerang mengeluarkan Perwal 02/2017 tentang larangan aksi di hari Sabtu dan Minggu. Tidak ada alasan kuat keluarnya aturan tersebut, kecuali ambisi merampas kebebasan berpendapat dan berekspresi. Buktinya, kegiatan hiburan di Tugu Adipura dengan menggunakan sound system yang keras dibiarkan.

 

Kontributor: Kokom Komalawati (+6283811434752), aktivis Serikat Buruh Garmen Tekstil dan Sepatu (SBGTS-GSBI)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here