Senin (11/12/2017) pagi sekitar pukul 09.50, Khairul Anam, pekerja PT. San Xiong Steel Indonesia, Jalan Raya Kalianda, KM 23 Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, harus dilarikan ke Rumah Sakit Imanuel, Bandar Lampung (Balam), karena tak sadarkan diri, setelah tungku meledak dan pecahan besi mengenai dagunya.

Yohanes Joko Purwanto, Ketua Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU-KSN) Wilayah Lampung, menyesalkan kejadian kecelakaan kerja yang menimpa anggotanya.

Joko meminta PT. San Xiong Steel Indonesia dan dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung untuk tidak lari dari tanggungjawab atas kejadian ini.

“Perusahaan dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung (Disnaker Prov. Lampung) menggali kuburannya sendiri jika tidak bertanggungjawab atas kejadian ini. Pekerja juga manusia yang harus dimuliakan. Perusahaan bersangkutan harus dievaluasi K3-nya karena sering mengorbankan karyawannya, mereka tidak nyaman bekerja dalam ketidakpastian keamanan bekerja dan Disnaker harus tegas terhadap itu,” tegas Joko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), menyebutkan bahwa kejadian bermula saat korban memasukan besi dan pipa kecil ke tungku. Setelah masuk, korban menunggu turunnya bahan tersebut menjadi cairan dan berdiri di depan blower dan akan memasukan bahan lagi. Tiba-tiba tungku meledak dan pecahan besi mengenai dagu korban hingga tidak sadarkan diri. Korban langsung dibawa ke RS Imanuel Bandar Lampung dan mendapat perawatan intensif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here