FSBKU-KSN Mengutuk keras aksi terorisme dan mengajak rakyat pekerja Indonesia bersatu melawan Terorisme

    0
    454
    Ledakan bom di 3 gereja di Surabaya. Sumber gambar: BBC

    Terkait dengan kejadian pengeboman yang terjadi pada hari minggu, 13 Mei 2018 di 3 (tiga) gereja di Surabaya antara lain di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jl. Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jl. Diponegoro dan Gereja Pantekosta Jl. Arjuno dan di Sidoharjo, yang mengakibatkan sejumlah korban meninggal. Juga terkait dengan kerusuhan di Mako Brimob yang terjadi beberapa hari sebelumnya yang memakan korban meninggal dan luka-luka dari pihak kepolisian.

    Kami Federasi Serikat Buruh Karya Utama – Konfederasi Serikat Nasional menyatakan sikap:

    1. Mengutuk dan mengecam keras aksi terorisme dan bom di Jawa Timur;
    2. Menyampaikan perasaan duka cita yang mendalam kepada korban dalam peristiwa tersebut, dan menuntut Pemerintah memberikan pemulihan yang efektif kepada para korban dan keluarganya;
    3. Mendesak Pemerintah, Kepolisian, untuk segera mengungkap identitas pelaku, jaringan dan otak dibalik peristiwa bom;
    4. Meminta kepada politikus untuk berhenti mempolitisasi SARA untuk memperoleh kekuasaan, karena telah terbukti isu SARA yang dimainkan oleh para politikus telah menciptakan perpecahan dan keributan di masyarakat, dan situasi ini menjadi angin segar untuk teroris menjalankan aksinya;
    5. Meminta agar Pemerintah Daerah dan kepolisian setempat lebih proaktif untuk memulihkan dan menjaga suasana, serta memberikan jaminan perlindungan kemerdekaan agama dan keyakinan diwilayahnya masing-masing;
    6. Meminta kepada seluruh rakyat pekerja untuk tetap menjaga persatuan dan kebhinekaan dalam serikat dan jangan terpancing oleh isu-isu SARA, yang dimainkan oleh politikus borjuis.
    7. Mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan mempererat ikatan antar kelompok, agama, ras, suku, agar kita tidak mudah dipecah belah.
    8. Mengajak seluruh rakyat Indonesia dari berbagai elemen untuk bersatu melawan terorisme;

    Contact Person:

    1. Joko Purwanto (0822 8121 5469)
    2. Novri Oov Auliansyah (0857 8228 1113)

    TINGGALKAN BALASAN

    Please enter your comment!
    Please enter your name here