Demo Buruh FSPK KSN Sempat Jadikan Kemacetan

0
926 views

Sekitar 500 buruh pendemo yang kebanyakan perempuan melakukan aksi demo di depan Pabrik CV Vhileo, Jalan Laswi No 43, Cihaneut,desa Padaulun, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (31/7) siang.

Sebelumnya ratusan buruh pedemo yang tergabung dalam Konspederasi Serikat Nasional (KSN) melakukan demo di PT Wintay,Kaha Grup mereka menuntut pihak perusahaan menaikan tunjangan hari raya (THR) selanjutnya mereka melakukan longmarc dari wilayah kecamatan Solokan jeruk menuju CV vhileo di wilayah Majalaya Dikatakan oleh ketua KSN Hernawan di sela demonya(31/7).

Semua karyawan yang bekerja di pabrik garment itu hanya menerima THR di bawah upah minimum kerja (UMK) selama setahun.Padahal seharusnya setiap pekerja yang sudah bekerja di atas 12 bulan berhak mendapatkan THR sesuai dengan UMK daerah’,katanya “Kami hanya mendapatkan THR sebesar Rp 105 ribu setahunnya. Bahkan tahun lalu kami hanya mendapatkan Rp 99 ribu,padahal sesuai Undang-undang No 2 tahun 1994, minimal mendapatkan UMK Kabupaten Bandung, yakni Rp 600 ribu,”ungkap Hernawan Sementara dalam orasi yang disampaikanya di depan CV Vhileo,mereka menuntut 6 poin untuk pemilik perusahaan CV Vhileo diantaranya,1 pihak perusahaan dapat menghentikan tindakan intimidasi terhadap pengurus dan anggota organisasi dalam bentuk apapun,2 menuntut pihak perusahaan mempekerjakan kembali 29 orang yang terancam di PHK,3 pihak perusahaan dapat membayar upah sesuai UMK,4 dapat memberikan waktu kerja sesuai aturan (40 jam /minggu) 5 pihak perusahaan membayar upah lembur sesuai aturan dan 6 pihak perusahaan dapat mengikutsertakan karyawan/pekerja CV Vhileo dalam program Jamsostek.

“Di sini, yang utama tuntutan kami pihak perusahaan dapat mempekerjakan kembali yang 29 orang,adapun aksi kali ini,dapat diterima atau tidak oleh pihak perusahaan terserah, namun seandainya tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan datang lagi dengan jumlah massa yang lebih besar lagi,”jelas Hermawan. Para pendemo kebanyakan menggunakan atribun KSN serta didominasi warna merah.dalam aksinya mereka terlihat tertib. Hanya saja aksi yang mereka lakukan kali ini mengakibatkan kemacetan dua arah, lantaran keberdaan mereka memakan satu ruas jalan dari Majalaya kearah Ciparay. Hingga menuntut pihak aparat keamanan jajaran Polres Bandung untuk berusaha mengatur lalu-lintas dengan bergantian. Namun berkat inisiatif jajaran anggota Kepolisian Polres Bandung, jalanya demo yang mengakibatkan kemacetan tak berlansung lama,setelah dilakukan negoisasi serta dipersiapkan beberapa mobil untuk segera mengevakuasi pulang para pendemo yang kebanyakan kaum hawa tersebut.Jam 11.30 wib para pendemo akhirnya menghentikan aksinya.(Dent/KoranTadjuk)

Diposkan 1st August 2012 oleh JabarBerita.com

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here