Minggu, 21 April 2013

PerspektifNews, Tangerang – Selain tidak membayar upah para buruhnya sesuai dengan ketentuan Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang, PT Karya Mega Kencana (PT KMK), sebuah perusahaan besar bergerak di bidang manufaktur furniture, juga menunggak pembayaran iuran premi Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek).

“Manajemen PT KMK sudah menunggak selama 19 bulan tidak membayar iuran Jamsostek para buruh. Itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa kami melakukan aksi mogok kerja,” kata Romli, Ketua Serikat Buruh Tingkat Perusahaan (SBTP) PT KMK dalam dialognya dengan Mukhtar Guntur Kilat, Wakil Presiden Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Serikat Nasional (DPP KSN), yang datang berkunjung untuk bersolidaritas pada pemogokan 300-an buruh PT KMK, Jumat (19/4).

Kepada reporter PerspektifNews di lokasi aksi pemogokan, Romli menginformasikan bahwa tunggakan pembayaran premi PT KMK kepada Jamsostek tersebut berjumlah Rp 615.572.029, dengan denda sebesar Rp 517.287.420.

“Kami sangat kesal terhadap pihak PT KMK, karena menunggak membayar iuran kepada PT Jamsostekā€, ujar salah seorang buruh yang ikut dalam pemogokan.

Dari pantauan PerspektifNews, selain dihadiri para pengurus DPP KSN, aksi pemogokan tersebut dihadiri pula oleh anggota-anggota beberapa federasi serikat buruh/pekerja, yaitu Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI), Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU), dan lain-lain. Kedatangan mereka adalah dalam rangka bersolidarias dan bersimpati pada aksi tersebut.

diambil dariĀ http://www.perspektifnews.com/2990/buruh-pt-karya-mega-kencana-mogok-karena-perusahaan-menunggak-iuran-jamsostek/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here