Bebaskan Pimpinan Serikat KCTU Jamin Hak Berserikat

0
303
Bebaskan Han San-Gyun sekarang juga! Foto: HKCTU
Bebaskan Han San-Gyun sekarang juga! Foto: HKCTU

Pada 2016, mantan presiden Konfederasi Serikat Buruh Korea (KCTU) Han Sang-Gyun dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena dianggap ‘mengganggu ketertiban umum’, ‘merusak fasilitas publik’, ‘mengadakan pertemuan di lokasi terlarang.’

Selain itu, aktivis buruh itu didakwa lima gugatan lainnya berkaitan dengan aksi massa yang diorganisir oleh KTCU pada 14 November 2015 memprotes revisi Undang-Undang Perburuhan yang diajukan pemerintah. Hukuman penjara itu kemudian berkurang menjadi tiga tahun pada 2017.

Sementara itu, otoritas terkait mengeluarkan surat perintah penangkapan Sekretaris Jenderal KCTU, Lee Young-joo. Dalam kurun waktu itu, Lee tinggal di kantor pusat KCTU sebagai tahanan rumah selama menjalani masa jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal hingga Desember 2017.

Setelah masa jabatannya berakhir, Lee melakukan mogok makan di kantor pusat Partai Demokrat Korea yang saat ini berkuasa untuk memprotes perubahan aturan jam kerja, di mana kemudian ia ditangkap dan saat ini sedang menunggu persidangan.

Bebaskan Lee Young-Joo sekarang juga! Foto: HKCTU

Bebaskan Lee Young-Joo sekarang juga! Foto: HKCTU

Kami para penandatangan petisi ini, sebagai bagian dari masyarakat sipil Hong Kong, menekankan bahwa KCTU sebagai serikat buruh independen di Korea Selatan dan anggotanya berhak untuk berserikat dan berkumpul. Namun pemerintah Korea Selatan telah menggunakan kekerasan untuk memberangus serikat buruh berkali-kali.

Tindakan ini merupakah bentuk penindasan politik yang terang-terangan melemahkan gerakan serikat buruh independen. Apa yang dilakukan pemerintah tidak lain bertujuan untuk memuluskan aturan perburuhan yang menguntungkan pengusaha.

Konfederasi Serikat Buruh Internasional (ITUC) telah berulang kali menyatakan bahwa upaya pengekangan serikat buruh di Korea Selatan telah melanggar prinsip dasar kebebasan berserikat dan berkumpul. ITUC juga telah mengajukan komplain ke Komite Kebebasan Berserikat Organisasi Perburuhan Internasional (ILO-CFA) atas tindakan pemerintah Korea Selatan tersebut.

Menanggapi pengaduan tersebut, ILO-CFA telah mengeluarkan sebuah laporan pada Oktober 2017 menuntut pembebasan Han dan juga aktivis lainnya yang masih dalam tahanan terkait dengan Aksi 14 November 2015. Pada April 2017, Kelompok Kerja PBB untuk Penahanan Sewenang-wenang menyatakan bahwa penahanan Han Sang-Gyun adalah bentuk ‘penahanan sewenang-wenang’ yang melanggar Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB dan merekomendasikan pembebasannya segera.

Namun, meski mendapat tekanan besar dari masyarakat internasional, pemerintah Korea Selatan tidak juga membebaskan Han dan justru menangkap Lee. Meskipun Presiden Korea Selatan Moon Jae-in telah memberikan pengampunan hukuman kepada sekitar 6.444 tahanan pada Desember lalu, namun Han tidak masuk ke dalam daftar.

Terlebih lagi, meskipun Wakil Ketua Grup Samsung Lee Jae-yong telah dinyatakan bersalah melakukan korupsi, namun Ia justru dibebaskan setelah diberi hukuman percobaan beberapa hari yang lalu. Hal ini semakin menegaskan ketimpangan kekuatan dalam hubungan industrial di Korea Selatan yang tidak berubah meski telah melalui masa transisi kekuasaan presiden. Gerakan serikat buruh independen di Korea masih menghadapi tantangan dan represi pemerintah.

Atas dasar situasi di atas, kami mengutuk tindakan Pemerintah Korea yang mengekang gerakan buruh independen dan membatasi kebebasan berserikat. Bertepatan dengan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan, kami mendesak Pemerintah Korea Selatan untuk:

1. Segera membebaskan tanpa syarat Hang Sang-Gyun, Lee Young-Joo dan semua anggota serikat yang ditangkap

2. Cabut seluruh gugatan terhadap serikat buruh KCTU

3. Hentikan pemberangusan serikat buruh

4. Menghormati kebebasan berserikat dan berkumpu

Jumat, 9 Februari 2018

Diinisiasi oleh:
Konfederasi Serikat Buruh Hong Kong (Hong Kong Confederation of Trade Unions)

Penandatangan:
Labour Action China
China Labour Bulletin
Justice and Peace Commision of the Hong Kong Catholic Diocese
Red Balloon Solidarity Editorial
Borderless Movement
Voter Uprising
Globalization Monitor
Labour Party
Community March
Left 21
Labour Education and Service Network
Solidar Suisse
Asia Monitor Resource Centre
Asian Transnational Corporations Monitoring Network
BUmovement
NWSC Labour Committee
League of Social Democrats
Worker Empowerment
Students and Scholars against Corporate Misbehaviour
Neighbourhood and Worker’s Service Centre
Hong Kong Catholic Commission for Labour Affairs
Hong Kong Federation Asian Domestic Workers Unions
Asian Migrants Coordinating Body

Sumber: http://en.hkctu.org.hk/international/release-korean-union-leaders-respect-unions-rights

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here