Aparat Keamanan Serang Massa Buruh Tangerang

0
1,437 views

Pada hari kamis (11/12), aksi Aliansi Rakyat Tangerang Raya (ALTTAR) yang berlangsung di Kantor Bupati Tangerang berakhir ricuh. Hal itu terjadi di tengah para peserta aksi sedang menikmati lagu-lagu. Tiba-tiba terjadi dorongan dari satpol PP yang dibantu polisi. Hal itu memicu kepanikan dan perlawanan dari para peserta aksi, sehingga terjadi kericuhan antara massa aksi dengan aparat kepolisian.

Karena terdesak, para buruh pun berlarian dan membubarkan diri dengan menggunakan kendaraan motornya masing-masing. Namun, pihak kepolisian terus melakukan pengejaran hingga puluhan kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang. Di tengah perjalanan pulangpun, para buruh ditembaki gas air mata berkali-kali, sehingga para peserta aksi kocar-kacir mengendarai motornya.

Sepanjang jalan, dari kawasan Millenium sampai lampu merah Tiga Raksa, mobil komando menjadi sasaran tembak. Tembakan gas air mata pun nyasar ke rumah-rumah warga dan pertokoan sepanjang jalan tersebut. Warga sekitar berlarian ke rumah masing-masing dan menutup tokonya.

Setiap pengendara motor yang berseragam serikat menjadi sasaran kebrutalan aparat. Puluhan buruh dipukuli secara membabi buta. Seperti yang dialami saudara Rama Saefudin (31), sewaktu mau pulang, ia menaiki mobil komando menuju Balaraja. Namun naas, di tengah perjalanan, mobil komando yang hanya menyetel lagu sambil pulang menjadi sasaran tembakan. Ia pun berlari dikejar dan dipukuli dengan pentungan sampai terjatuh ke got dan tak sadarkan diri.

Selain itu, puluhan motor buruh yang masih terparkir di sepanjang jalan dirusak dengan beringas oleh pihak kepolisian. Dengan sebuah mobil yang dipasang besi di depannya, polisi menabrak barisan motor yang terparkir hingga mobil polisi terssebut terjungkir. Setelah membalikkan mobil yang terjungkal tersebut, polisi pun masih mengejar lagi mobil komando yang sedang berjalan pulang dan dirusak di area Bojong.

Dari kejadian tersebut, 2 orang buruh ditangkap, 8 buruh luka parah dan dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, puluhan kendaraan motor roda dua dan 1 mobil komando rusak. (Martani)

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here