ALTTAR Lakukan Long March dan Tutup Tol Tuntut Upah Layak

0
709 views

Kemarin (10/12), ribuan buruh Tangerang dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tangerang Raya (ALTTAR) melakukan aksi menuntut diturunkannya kembali harga BBM serta direvisinya nilai UMK Tangerang Raya yang telah ditetapkan melalui SK oleh Plt Gubernur Rano Karno.

Dalam aksi kali ini, massa ALTTAR dari wilayah Balaraja melakukan jalan kaki sekitar 20 km dari perempatan Cangkudu sampai tikungan Pasir Gadung. Mereka kemudian bergabung dengan massa ALTTAR dari wilayah Kota Tangerang dan Pasar Kemis yang tengah memblokir pintu masuk tol Bitung.

Dari pantauan kami, sempat terjadi insiden pemukulan oleh seorang anggota kepolisian kepada salah satu peserta aksi yang akhirnya memicu massa buruh lainnya bereaksi melakukan pembelaan pada temannya, sehingga kericuhan antara aparat kepolisian dan massa buruh terjadi.

Dalam orasinya, Koswara memprotes penjagaan oleh TNI serta mengecam insiden pemukulan tersebut, padahal seharusnya pihak kepolisian turut menekan Bupati Kab. Tangerang Zaki Iskandar serta Plt Gubernur Banten Rano Karno untuk merevisi UMK Tangerang Raya.

“Harusnya TNI ada di perbatasan-perbatasan untuk menjaga negara, bukan menjaga pabrik-pabrik dan gerbang tol. Jika begitu, seharusnya hari ini kawan-kawan aparat dari TNI kembalilah ke barak-barak asalnya. Selain itu, kami sangat mengecam tindakan represif aparat kepolisian. Polisi seharusnya melindungi dan mengayomi rakyat, bukan malah mementung dan memukul dengan peralatan yang dibeli dari uang rakyat,” teriak Koswara, Koordinator Presidium ALTTAR.

Ia pun menyampaikan pernyatakan sikap bahwa ALTTAR akan terus ke jalan sampai tuntutan-tuntutannya terpenuhi. Pada Kamis ini pun (11/12), ALTTAR akan kembali turun aksi dengan massa yang lebih banyak lagi.

“Perlu diketahui bersama bahwa ALTTAR hadir untuk memperjuangkan kepentingan massa rakyat. Maka untuk perjuangan upah layak ini, kami akan terus melakukan aksi-aksi turun ke jalan sampai tuntutan kami terpenuhi. Dan kami pastikan bahwa besok (11/12) pun kami akan kembali turun ke jalan dengan massa aksi yang lebih banyak lagi untuk mengepung kantor pemerintahan di Kabupaten dan Kota Tangerang,” tambah Koswara. (MRT)

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here