Ketika Aku mulai mengenalnya,
Aku merasa menemukan arti diriku
Aku menjadi percaya diri
Aku menjadi berani
Aku tak lagi merasa rendah dan kecil
Aku menjadi bangga akan diriku
Aku menjadi hebat
Karena Aku selalu menjadi pemenang

Ketika Aku dengan setia merawatnya,
Satu persatu kawanku menjadi diam
Satu persatu kawanku mulai enggan denganku
Satu persatu kawanku hilang
Satu persatu kawanku pergi dan bergerutu “Egois, Arogan !”
Bahkan orang-orang yang kusayang dan menyanyangiku ikut-ikutan pergi

Ketika semua menyalahkanku
Ketika semua menjauhiku
Ketika semua meninggalkanku
Hanya ia yang selalu membelaku
selalu
Hanya ia yang selalu bersamaku
Hanya ia yang slalu menyemangatiku dan berbisik

“Mereka Cengeng, Tidak mengerti, Bodoh, Salah, Goblok, Tidak Konsisten, Sesat dan Kurang Ajar !”

Hanya kata-kata itulah yang menemaniku, menghiburku dan membelaku
Tak lebih !
Hanya kata-kata !
Tak berwujud !

 

Martani, kader FSBKU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here