Aksi Solidaritas #DipasungSemen Pusat Perjuangan Rakyat Lampung

0
16 views
Solidaritas untuk Petani Kendeng. Kredit Foto: Joko Purwanto (FSBKU_
Solidaritas untuk Petani Kendeng. Kredit Foto: Joko Purwanto (FSBKU_

Dukungan atas perjuangan para petani Kendeng terus membesar. Kali ini, dukungan datang dari Pusat Perjuangan Rakyat Lampung yang mengadakan aksi solidaritas di Bundaran Tugu Adipura Kota Bandar Lampung, Kamis (23/03) yang lalu. Secara khusus, aksi solidaritas ini juga didedikasikan untuk Patmi, pejuang petani Kendeng yang meninggal usai aksi #DipasungSemen jilid 2.

Yohanes Joko Purwanto, pengurus FSBKU region Lampung, hadir dalam aksi solidaritas tersebut. Bersama dengan perwakilan aliansi multi sektoral yang terdiri dari kelompok mahasiswa, buruh, dan miskin kota itu, Joko bersama kawan-kawan mereplikasi aksi #DipasungSemen, seperti yang dilakukan oleh petani Kendeng pada 13-21 Maret 2017 yang lalu.

Aksi #DipasungSemen Aktivis Pusat Perjuangan Rakyat Lampung. Kredit Foto: FSBKU

Dalam rilisnya, PPRL menyoroti dampak negatif penambangan karst untuk aktivitas pabrik semen oleh PT. Semen Indonesia. PPRL menilai bahwa aktivitas penambangan itu akan berdampak pada sumber air masyarakat, kerusakan lahan sawah, dan sistem ekologis di sekitar wilayah pabrik. Seluruh dampak negatif itu dinilai hanya akan menyengsarakan rakyat Kendeng.

Proses pembangunan pabrik semen juga dinilai terindikasi banyak penyelewengan, seperti penyusunan Analisis Dampak Lingkungan. Mahkamah Agung melalui amar nomor 99/PK/PTUN 2016 tentang Izin Lingkungan PT. Semen Indonesia juga telah membatalkan izin lingkungan kegiatan penambangan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Aliansi yang terdiri dari EW-LMND LAMPUNG, SMI, KPOP, FPBI, FSBKU-KSN, SP SEBAY LAMPUNG, FMN, dan HMI KHU itu mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk mematuhi putusan MA No. 99/PK/PTUN/2016 dan mencabut SK Gubernur Jawa Tengah No. 660.1/30 tentang Izin Penambangan Bahan Baku Semen PT. Semen Indonesia­­. PPRL juga mendorong perwujudan reforma agraria yang sejati, serta mengajak seluruh gerakan rakyat untuk membangun persatuan sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim modal saat ini.

 

Kontributor: Joko Purwanto (pengurus FSBKU-Lampung)

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here