Aksi Gerak Marsinah dibubarkan secara paksa oleh Satpol PP dan Kepolisian Makassar

0
322
Pembubaran Paksa Gerak Marsinah, Makassar
Intimidasi terhadap Massa Aksi dan Pembubaran paksa Gerak Marsinah di Makasar

Selasa malam (8/5/2018) pukul 22.30 WITA, Aksi Gerak Marsinah (Gerakan Rakyat untuk Marsinah) dibubarkan secara paksa oleh Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) dan Kepolisian Makassar. Aksi tersebut dibubarkan oleh aparat keamanan hanya karena persoalan perijinan. Padahal Aksi Gerak Marsinah sudah membuat surat penyampaian berupa pemberitahuan yang disampaikan langsung ke Polrestabes (Kepolisian Resor Kota Besar) Kota Makassar.

Andi Alan Nuari, perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat Federasi Perjuangan Buruh Nasional (DPP FPBN) yang ikut bergabung dalam aksi testimoni Aliansi Gerak Marsinah diintimidasi oleh aparat keamanan di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar.

“Personil dari Polrestabes sudah stay dari 19.00 (WITA) sebelum massa aksi berdatangan, kemudian pukul 21.00 Intel Polrestabes sudah menginterogasi beberapa orang. Walaupun dengan kawan-kawan LBH sudah coba loby, aksi massa tetap dibubarkan secara paksa”. tulis Andi kepada Tim Media KSN.

“Hanya karena persoalan administratif saja ruang demokrasi di Indonesia seakan-akan ditutup serapat-rapatnya. Hak berekspresi, menyampaikan pendapat dimuka umum, dan bahkan untuk berkumpul sekalipun ditiadakan oleh negara yang katanya menjunjung tinggi demokrasi.” Lanjutnya.

Dalam keterangan yang disisipkan rekaman video tersebut, Andi menganggap Pemerintah setempat dan perangkatnya sangat jelas sangat phobia dengan hal-hal yang berbau gerakan rakyat. Padahal aksi tersebut hanyalah aksi damai berupa renungan atas jasa dan kebaikan Marsinah semasa hidupnya.

“Aparat keamanan selalu mengambil tindakan represif yang berujung intimidasi terhadap massa aksi.” Tutup Andi.

 

Rekaman video pembubaran Gerak Marsinah: https://vk.com/video437190721_456239022

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here