“Bangun Serikat Buruh yang kuat Sejahterakan Anggota dan Keluarganya”

Seruan memaknai Hari Kelahiran FSBKU ke-16

Sabtu, 22 April 2017 bertepatan dengan hari lahirnya FSBKU (Federasi Serikat Buruh Karya Utama) yang ke 16 tahun. Hari penting ini diperingati dalam acara “Milad FSBKU Ke-16” di sekretariat pusat FSBKU bertempat di Jln. Raya Serang km.14,5 Cikupa-Tangerang.

Pukul 13:00 WIB, acara “Milad FSBKU Ke-16” dimulai. Ustad Rohiman selaku pembawa acara mengawali dengan pembukaan dan siraman rohani kepada para anggota Serikat Buruh Anggota (SBA) FSBKU dan organisasi jaringan yang menghadiri acara itu. “Berpegang teguhlah kamu di jalan nya Alloh,dan janganlah kamu berpecahbelah,” demikian tausiyah Ust. Rohiman.

Tausiyah itu dimaknai bahwa serikat buruh adalah sebagai alat perjuangan. Artinya, serikat buruh harus kuat dan solid.  Untuk mencapainya, buruh harus bersatu, dalam suara, dalam barisan, juga bersatu dalam visi dan misi perjuangan nya. “Hidup buruh!” sontak 200 hadirin acara merespon serentak.

Selaku Ketua Panitia Milad FSBKU, Surana hadir membawakan sambutan dan mengucapkan terimakasih kepada 200 hadirin acara “Milad FSBKU Ke-16”. Sebagai perwakilan Serikat Petani Pasundan, Indra hadir memberikan sambutannya. “FSBKU harus tetap menjadi pelopor, penggerak, perubahan untuk rakyat indonesia! baik itu buruh, petani, nelayan, mahasiswa, masyarakat adat, perempuan dan rakyat miskin kota,” sambut Indra.

Acara selanjutnya diisi oleh sambutan dari Dewan Pimpinan Pusat KSN. Hermawan selaku sekertaris umum mengapresiasi konsistensi FSBKU selama 16 tahun dalam mewarnai gerakan buruh di Indonesia, meskipun diterpa berbagai perlawanan balik dari negara dan pengusaha. “16 tahun FSBKU mewarnai gerakan buruh di Indonesia. FSBKU menjadi salah satu federasi militan, meskipun selalu di rongrong oleh penguasa,” ujar Hermawan. “Dirgahayu FSBKU. Semoga tambah panjang perjuangannya dan panjang umur perlawanan!”

Dalam kesempatan itu, Hermawan juga mengajak anggota FSBKU dan organisasi jaringan untuk melakukan mobilisasi massa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day). Mobilisasi ini akan dilakukan dalam rangkaian kegiatan: Aksi Pra May Day pada 27 April 2017 di Jakarta, dan Aksi May Day secara serempak di Jawa Timur, Jawa Barat, Lampung, Sulawesi, dan secara nasional di Jakarta. Ajakan ini sekaligus sebagai bukti eksistensi gerakan buruh melawan penindasan penguasa.

Peringatan Hari Kelahiran FSBKU tidak hanya diisi oleh perayaan, namun juga oleh refleksi dan evaluasi. Refleksi dan evaluasi ini disampaikan oleh Koswara selaku Ketua Umum FSBKU sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Nasional. Dalam pidatonya, Koswara mengajak pengurus FSBKU untuk tetap semangat dalam menjalankan kegiatan organisasi. “FSBKU perlu menguatkan struktur organisasi mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten/ kota untuk membesarkan KSN dengan solid di tingkat nasional,” ujar Koswara menyemangati dalam pidatonya.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama, terkhusus bagi Almarhum Bina Wurianto yang mempelopori pendirian Paguyuban Karyo Utomo sebagai embrio pembentukan FSBKU.

Kontributor: Cumi (FSBKU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here