Berita Federasi Anggota »

Aparat Keamanan Serang Massa Buruh Tangerang

12 December 2014 – 11:18 am | 540 views

Pada hari kamis (11/12), aksi Aliansi Rakyat Tangerang Raya (ALTTAR) yang berlangsung di Kantor Bupati Tangerang berakhir ricuh. Hal itu terjadi di tengah para peserta aksi sedang menikmati lagu-lagu. Tiba-tiba terjadi dorongan dari satpol PP …

Read the full story »
Wacana

Kategori ini berisi penjelasan mengenai situasi tertentu.

Dokumentasi
Buku
Editorial
Kegiatan

Pernyataan Sikap »

Pecat Kapolres Tangerang, Adili dan Penjarakan AKP Marpaung, Revisi SK UMP/UMK Atas Kenaikan Harga BBM!

14 December 2014 – 2:53 pm | 457 views

PERNYATAAN SIKAP KONFEDERASI SERIKAT NASIONAL

Nomor : 036/DPP-KSN/XII/2014

Pecat Kapolres Tengerang
Adili dan Penjarakan AKP Marpaung dkk.
Revisi SK UMP/UMK atas kenaikan harga BBM

Bangkitnya perlawanan berbagai unsur organisasi (Buruh, Mahasiswa, Tani, Nelayan, perempuan, miskin kota) terhadap kebijakan Rezim Jokowi-JK, terkait kenaikan harga BBM, prilaku elit politik, kondisi bangsa dan kebijakan-kebijakan pemerintah di daerah. Perlawanan lahir di berbagai kota di Indonesia, tapi apa yang terjadi aparat kepolisian begitu brutal melakukan tindakan represif terhadap para demonstran, ada yang ditembaki, ada yang di tangkapi, ada yang cedera hingga luka parah, bahkan ada yang meninggal dunia.

Tanggal 11 desember 2014 para buruh/pekerja yang tergabung dalam Aliansi Tangerang Raya (ALTTAR) dan KSPSI melakukan aksi dengan damai di depan kantor Bupati Kabupaten Tangerang. Namun tiba-tiba 5 orang satpol PP di bantu dengan aparat kepolisian melakukan penyerangan dengan membubarkan aksi dengan cara memukul, menembaki gas air mata, melempari batu ke arah massa.

Tidak berhenti disitu aparat kepolisian mengejar massa dengan mobil dan motor, menembaki gas air mata. Aparat polisi melakukan penyerangan dengan membabi-buta sepanjang jalan dari kawasan Millenium sampai lampu merah Tigaraksa, 2 mobil komando menjadi sasaran tembakan. Tembakan gas air mata pun nyasar ke rumah-rumah warga dan pertokoan sepanjang jalan. Warga sekitar pun berlarian ke rumah masing-masing dan menutup tokonya. Polisi dengan memakai motor terus mengejar mobil komando dan menembakan gas air mata, 2 mobil komando terus ditembaki senjata gas air mata. Selain itu buruh/pekerja yang berseragam serikat terus di sweaping oleh polisi yang berkendaraan motor ditangkap dan dipukulin memakai pentungan.

Dari kebrutalan aparat kepolisian, 2 orang buruh/pekerja ditangkap (Murdianto dan Nurul Mahmud) , 8 buruh/pekerja luka- luka yang dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Mulia, Rumah Sakit Mulia Insani dan Rumah sakit Siloam Tangerang. Korban dari FSBKU-KSN : Agus, Supriadi, Sugiyono, Rama Saepudin (luka-luka dan luka robek di kepala). Korban dari KSPSI : Andri Surono, Muzakar (luka di wajah dan luka robek di kepala). Korban dari SPN yakni Siti Solehah (memar di mata hingga tidak bisa milihat sebelah). Korban Brigade KSPSI (luka di mulut sangat parah dan harus di operasi). Selain itu puluhan kendaraan motor roda 2 rusak dan 1 mobil komando rusak dan perangkatnya.

Sebelum terjadi penyerangan dari aparat, perwakilan aliansi di minta bertemu dengan perwakilan pemerintah, 15 pimpinan organisasi dari ALTTAR dan KSPSI menuju gedung Kantor Bupati, tiba-tiba AKP. Marpaung yang merupakan anggota satuan SABARA Polres Kabupaten Tangerang berteriak-teriak dengan penuh emosional sambil mengepalkan tangannya “Kamu Koswara ya, Kamu Koswara ya” akhirnya situasi tegang dan terjadi adu mulut, antara perwakilan aliansi dengan AKP Marpaung dkk. Kompol Jarkasih Kabag Ops Polres Kabupaten Tangerang beserta aparat polisi lainnya merelai, situasi kembali kondusif. Koswara yang juga koordinator ALTTAR bersama perwakilan aliansi lainnya bertemu di kantor Bupati Tangerang. Pihak pemerintah di waikil Kadisnaker, Asisten 1 dan Kasat Satpol PP. Perwakilan Aliansi menyampaikan tuntutan revisi UMK dari Rp 2.710.000,- menjadi Rp 3.200.000,- dan mengharapkan bisa bertemu dengan Bupati Kabupaten Tangerang untuk beraudiensi langsung terkait evisi UMK. Kadisnaker menyampaikan bahwa bupati hanya akan merevisi UMK dari Rp 2.710.000,- menjadi Rp 2.730.000,- dan surat rekomendasi tersebut sudah di sampaikan ke Plt Gubernur Banten pada tanggal 28 November 2014.

Setelah pertemuan Perwakilan buruh keluar dari ruangan dan menuju mobil komando untuk menyampaikan hasil pertemuan kepada massa aksi. Selanjutnya Pimpinan-pimpinan aliansi melakukan koordinasi disamping mobil komando untuk mengakhiri aksi. Sementara di mobil komando menyetel lagu “Bongkar” Iwan Fals dan peserta aksi ikut bernyanyi-nyanyi sambil bergoyang, tiba-tiba 5 orang satpol PP di bantu dengan aparat kepolisian melakukan penyerangan dengan membubarkan aksi dengan cara memukul, menembaki gas air mata, melempari batu ke arah massa.

Untuk itu, Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Serikat Nasional (DPP-KSN) menganggap tingkah laku dan tindakan aparat kepolisian sudah diluar batas kewajaran, sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Mereka melakukan kekerasan terhadap massa aksi yang hanya dengan damai menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Bupati Tangerang. Kapolres yang bertanggung jawab atas keamanan di Kabupaten Tangerang, yang juga berada di lokasi kejadian tidak mampu berbuat apa-apa terkesan membiarkan anggotanya melakukan kekerasan yang merusak citra dan nama baik korps kepolisian.

Kemudian Bupati Tangerang, tidak terlepas dari peristiwa ini yang seolah-olah aksi para pekerja/buruh menuntut perbaikan nasib dengan meminta revisi UMK atas kenaikan harga BBM, dibiarkan begitu saja. Yang semestinya aparat kepolisian menekan Bupati agar memperhatikan rakyatnya (buruh/pekerja) bukan malah menekan buruh dan melakukan represifitas terhadap warga negara yang sedang memperjuangkan haknya yang dilindungan undang-undangan dasar 1945, sebagaimana pasal 27 ayat 2 “Tiap-tiapwarga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”.

Dengan demikinan kami DPP-KSN yang merupakan Konfederasi FSBKU yang terlibat dalam ALTTAR dalam aksi bersama di Kabupaten Tengerang menayatakan sikap :

1. Pecat Kapolres Kabupaten Tangerang
2. Adili dan Penjarakan Marpaung dkk.
3. Revisi SK UMP/UMK di seluruh Indonesia atas kenaikan harga BBM
4. Hentikan represifitas aparat!

Untuk seluruh jajaran Konfederasi Serikat Nasional (Federasi Serikat Anggota KSN, Dewan Pimpinan Wilayah KSN) di seluruh Indonesia segera melakukan aksi solidaritas terhadap kawan-kawan di Tangerang dengan melakukan aksi di Polda dan atau Polres masing-masing.

KSN : Maju Lawan Menang..

Jakarta, 13 Desember 2014

DEWAN PIMPINAN PUSAT KONFEDERASI SERIKAT NASIONAL (DPP-KSN)

ttd
MUKHTAR GUNTUR
Presiden

ttd
K HERMAWAN SUSANTO
Sekretaris jenderal

Kronologi Kekerasan Aparat Terhadap Aksi Bersama ALTTAR dan KSPSI Kabupaten Tangerang

12 December 2014 – 12:39 pm | 206 views

Kamis, 11 Desember 2014
Jam 08.00 : para peserta aksi mulai berkumpul dengan titik kumpul di depan kantor DPC KSPSI Citra Raya dan massa aksi dari ALTTAR berkumpul di Bundaran 1 Citra Raya.
Jam 10.30 : massa …

Aparat Keamanan Serang Massa Buruh Tangerang

12 December 2014 – 11:18 am | 540 views

Pada hari kamis (11/12), aksi Aliansi Rakyat Tangerang Raya (ALTTAR) yang berlangsung di Kantor Bupati Tangerang berakhir ricuh. Hal itu terjadi di tengah para peserta aksi sedang menikmati lagu-lagu. Tiba-tiba terjadi dorongan dari satpol PP …

ALTTAR Lakukan Long March dan Tutup Tol Tuntut Upah Layak

11 December 2014 – 1:54 pm | 107 views

Kemarin (10/12), ribuan buruh Tangerang dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tangerang Raya (ALTTAR) melakukan aksi menuntut diturunkannya kembali harga BBM serta direvisinya nilai UMK Tangerang Raya yang telah ditetapkan melalui SK oleh …

Kebijakan Penangguhan Upah Minimum dan Hak atas Upah Layak

4 December 2014 – 6:32 pm | 145 views

Abu Mufakhir
Peneliti Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS)
Sepanjang tahun 2012-2013 terjadi gelombang kebijakan persetujuan penangguhan upah minimum di berbagai wilayah padat industri di Indonesia. Tiga diantaranya terjadi pada propinsi Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Pada …

Ribuan Buruh Tangerang Kembali Tolak Kenaikan Harga BBM dan Politik Upah Murah

25 November 2014 – 4:27 pm | 118 views

Ribuan buruh di Tangerang kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM dan politik upah murah. Kali ini dengan jumlah yang lebih besar dari aksi-aksi sebelumnya. Sepanjang jalan raya Serang dipenuhi oleh barisan buruh …

Buruh Serang Tolak Kenaikan Harga BBM dan Politik Upah Murah

24 November 2014 – 3:19 pm | 141 views

Hari ini Kamis (24/11), ribuan buruh dari berbagai organisasi yang tergabung di Aliansi Serikat Buruh/Serikat Pekerja (SB/SP) Serang melakukan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM sekaligus meminta direvisinya nilai UMK Kabupaten Serang tahun 2015 …